PERSONALIA
Sumber : Widyatmini , Pengantar Bisnis ,
Edisi Pertama ,Gunadarma, Jakarta,1994.
pengantar bisnis 2
pengantar bisnis 2
A.
PENGERTiAN MANAJEMEN
PERSONALiA
Definisi manajemen personalia menurut Flippo “
Manajemen Personalia adalah perencanaan , pengorganisasian , pengarahan , dan
pengawasan dari pengadaan , pengembangan , pemberian balas jasa ,
pengintegrasian , pemeliharaan , dan pemutusan hubungan kerja karyawan dengan
maksud mencapai tujuan individu karyawan , perusahaan , organisasi atau
masyarakat .”
Manajemen personalia atau Manajemen Sumber Daya
Manusia merupakan fungsi bagian dari manajemen yang berkaitan dengan manusia
khususnya bagaimana menjalin kerjasama dalam mengembangkan dan menumbuhkan
berbagai kebijaksanaan dalam mempengaruhi orang-orang yang membentuk organisasi
maupun dalam membantu para pemimpin sebagai manajer untuk mengelola sumber daya
manusia yang dimiliki perusahaan .
Aspek-Aspek Utama yang ada pada manajemen
Personalia :
·
Fungsi Manajerial dari manajemen personalia sebagai perencanaan , pengorganisasian ,
pengarahan dan pengawasan .
·
Fungsi Operasional dari manajemen personalia :
Ø Fungsi pengadaan karyawan bertujuan untuk berhubungan erat dengan
kegiatan penarikan tenaga kerja , seleksi dan penempatan tenaga kerja sesuai
dengan keahliannya .
Ø Fungsi pengembangan tenaga kerja bertujuan untuk meningkatkan keahlian dan
keterampilan melalui pendidikan dan pelatihan .
Ø Fungsi kompensasi (balas jasa ) adalah imbalan balas jasa yang diberikan
kepada karyawan baik yang bersifat
finansial maupun non finansial secara adil dan layak sesuai dengan sumbangan
karyawan terhadap pencapaian tujuan perusahaan .
Ø Fungsi
integrasi tenaga kerja adalah penyesuaian antara perbedaan kepentingan
perusahaan dengan karyawan sebagai individu agar dapat bekerja sama secara
harmonis dalam mencapai tujuan perusahaan .
Ø Fungsi pemeliharaan karyawan bertujuan untuk mempertahankan kontinuitas
dari kondisi kerja yang sudah efektif tersebut melalui kelima fungsi
operasional dari manajemen personalia .
·
Peranan manajemen personalia adalah berupaya untuk mengintegrasikan tujuan perseorangan , perusahaan
maupun masyarakat .
B.
HUBUNGAN PERBURUHAN (HUBUNGAN iNDUSTRiAL )
Hubungan perburuhan timbul karena adanya buruh yang memerlukan
pekerjaan dan manajemen yang membutuhkan tenaga untuk mencapai tujuan
perusahaan .
Pada dasarnya ada 4 unsur yang terdapat
hubungan perburuhan yaitu :
·
Buruh adalah
orang yang bekerja dibawah perintah orang lain dan orang tersebut menerima upah
sebagai imbalan atas pekerjaan yang mereka lakukan .
·
Majikan/pengusaha/manajemen adalah seseorang yang memiliki perusahaan dan
mengelolanya (biasanya terdapat pada perusahaan perseorangan / keluarga )
sehingga sebagai pengusaha mereka dapat
memperkejakan orang lain untuk kemajuan dan keberhasilan perusahaan sekaligus
tercapainya suatu tujuan (kepentingan
majikan ).
·
Organisasi perburuhan atau sering disebut sebagai serikat buruh
dengan tujuan memperjuangkan dan memperbaiki kepentingan anggota-anggotanya
yang ada dalam hubungan kerja mereka dan dibentuk secara sukarela , bersifat
tetap dan berlangsung terus menerus dari untuk dan oleh buruh .
·
Organisasi pengusaha / majikan terbentuk untuk melakukan kerja sama dengan
orang lain baik yang menyangkut soal tekhnis atau ekonomis demi tercapainya
tujuan yang telah ditetapkan .
Hubungan Industri Pancasila
merupakan suatu hubungan yang terbentuk antara karyawan , pemerintah ,
pengusaha dalam hubungannya dengan kegiatan operasional perusahaan dalam
menghasilkan barang atau jasa yang didasarkan oleh sila-sila pancasila dan UUD
1945 sesuai dengan kepribadian dan kebudayaan timur khususnya bangsa indonesia
.
"http://www.sylabus.web44.net/bisnisfile/bisniskuliah7_files/image004.gif dan Widyatmini , Pengantar Bisnis , Edisi Pertama ,Gunadarma, Jakarta,1994
"http://www.sylabus.web44.net/bisnisfile/bisniskuliah7_files/image004.gif dan Widyatmini , Pengantar Bisnis , Edisi Pertama ,Gunadarma, Jakarta,1994

Tidak ada komentar:
Posting Komentar