news studentsite

Rabu, 30 Oktober 2013

Cerpen Pendek " Sebab yang berujung cinta "


 karena itu sebabbbnya

            Hy perkenalkan namaku sri aku adalah seorang anak remaja yang berusia 17tahun aku hidup didalam keluarga yang sederhana ayahku seorang satpam di sebuah kantor ternama dijakarta dan ibuku adalah seorang ibu rumah tangga ,aku bersekolah disebuah sekolah elit deretan Jakarta yang biayanya tidak pernah kira kira .
            dalam suatu kesempatan MOS siswa aku jadi ketua yang mengatur semuanya ,walaupun aku belum pernah da pengalaman .pagi itu aku kebagian tugas mengambil air ketika disungai aku melihat temanku sedang mengambil air dan ada laki.laki yang nyamperin dia dan menawarin dia untuk membawakannya karena sangat berat akhirnya cewe itu memberinya smabil berkata “maaf kalau merepotkan “
“tidak apa apa malah aku senang membantu cew semanis kamu ,bdwy perkenalkan namaku erizar”
“aku ningrum”
“kamu kok ngambil air sendiri ,memangnya  kamu tidak takut terpeleset jalannya kan licin “
“tidak memang ini lagi bagianku “
Padahal aku sedang berjalan dibelakang mereka dan mendengarkan perbincangan mereka tapi cuek saja .percakapan mereka pun berlanjut ditempat perapian disaat teman si cewe itu sedang masak
”ini airnya maaf aku agak telat ” ”tidak apa , kamu itu bersama siapa ” (tanya temannya )
” oh, kenalkan ini erizar dia dari barak cow kebetulan dia  menawarkan bantuan ”
”bukannya anak cow tidak boleh kebarak perempuan ”
”tidak apa apa kok asal jangan berlebihan ” (saut erizar )
”yasudah kamu kembali kebarak sana ningrumnya  mau masak dulu ”
”memangnya  kamu mau masak ”(tanya erizar pada ningrum )
”ia ini lagi kebaggian tugasku memasak ”(saut ningrum)
”apakah aku boleh membantu ”
”boleh saja ”
Waktu ningrum sedang memotong bawang tangannya tergores pisau dengan sigap erizar meraih tangan  ningrum dan langsung mengisap darahnya ”kamu tidak apa apa ”
”tidak ,makasi ”
”apa sudah tidak sakit ,sini aku yang gantikan ”erizar merobek kaosnya dan langsung melilitkannya pada tangan ningrum .
”tidakk apa apa kok ,kamu balik saja kebarak nanti kamu dicari teman temanmu ”
”yasudah nanti kita bertemu lagi yah ”
Aku sedang bercakap cakap dengan teman temanku didepan tenda ”ternyata itu perlakuan lelaki kepada perempuan .soswit sekali ”
            Malam itu didepan api unggun erizar menghampiri ningrum .
”hy,gag baik malam malam gini kamu tidak memakai jaket nanti kamu akan sakit loh ” sambil menyodorkan jaketnya ke ningrum
”maaf aku tadi kelupaan ,tertinggal di tenda ,ini kamu tidak kedingina tidak memakai jaket ”
”tidak apalah aku kan cow sudah biasa kena angin malam ”sambil memetik gitar  yang sedang dipegangnya
”kamu bisa main gitar yah ”
”bisa ,kenapa kamu mau diajarkan ”
”boleh kalau  kamu tidak keberatan ”
”sini tangan kamu yang satu menopang gitararnya dan yang satu memainkannya ”
”seperti ini ”
”bukan tapi kaia gini ” sambil membetulkannya dari belakang
Jreng.jreng.jreng

”bukan kaia gitu memainkannya tapi jari tengah kamu disinni , jari telunjuk kamu disini ,dan jari kelingking kamu disini ”sambil memegang tanganya
”akh susah sekali kaga sampai ini ”
”tidak apa apa lama lama juga kamu terbiasa ”
“apakah seperti ini “ jreng jring jreng
“nah seperti itu “
“akh susah kamu saja yang memainkannya buat aku “
”wah kamu hebat sekali ”
”itu spesial buat kamu ”
”tuh kamu sudah dipanggil oleh teman teman kamu ,sepertinya acaranya mau dimulai ”
”yaudah aku kesana dulu yah ”
”itulah cinta padahal banyak orang disampingnya tapi mereka asyik saja dengan cinta mereka ,tapi mereka tetap saja bertatap muka walau sudah berjauahan ” ucapku dalam hati .
            Esoknya sudah balik kesekolah dan cerita mereka berlanjut jadi semakin sering mereka bertemu
”kamu mau kemana ”
”aku mau kekantin bersama temanku ”
”apakah aku boleh gabung ”
”boleh saja ,memangnya kamu sudah selesai membaca bukunya ? ”
”sudah kok ”
Aku berada disamping pintu perpus sambil membaca buku fisika dan tergoyah oleh percakapan mereka ”ternyata itu tidak hilang secepat korupsi yang gag ada hasilnya itu. tetapi tetap jalan saja dengan pembuktian ”.
Terpikikir terlintas kalau sebenarnya banyak cowo yang mendekatiku tetapi aku cuek saja karena takut
            Diseberang jalan ada seorang lelaki mnghampiriku ,tapi aku cuek saja dan dia mengikutiku sampai mencari rumahku .akhirnya dia dapat juga nomerku dari temannya .disitulah aku memulai perkenalanku dengannya .
Suatu pagi aku sedang mau berangkat sekolah dan dia sudah ada ditempat biasa aku menunggu angkutan umum .
”apakah aku boleh mengantarkanmu nona ” ledeknya
”rajin sekali kamu sudah bangun pagi ini ”
”kan sekalian tadi aku baru saja mengantar ibuku kepasar ,yasudah kamu naik saja nanti telat loh ”
Memang sepanjang mata melihat tidak ada satupun angkot lewat ,akhirnya aku diantar juga olenya .
”apakah kamu sudah sarapan ”
”belum sempat tadi buru,buru ”
tiba tiba dia merem mendadak dan berhenti ditoko roti dia turun dan membeli sesuatu
“ini buat kamu simpan ditas “
Ternyata dia beli bolu dan susu coklat untukku sarapan
“lain kali kamu harus sarapan dulu nanti sakit dan kamu gag bisa mikir ”
”siap bos ,hop berhenti itu sekolaku ”
”maaf kelewatan ”
”tidak apa apa mangkanya kamu jangan ngomel terus ”
”ia nona ,kamu belajar yang benar ”
Masuklah aku .sepulang sekolah teleponku berbunyi ternyata dia
”hai ,kamu dimana aku ada disebelah gerbang kamu dibelakang jaz merah ”
”iya aku melihatmu ”
Aku pun menghampirinya
”sedang apa kamu disini bukannya kamu kuliah ”
”aku sengaja pulang cepat untuk menjemputmu ,sudah naik saja bentar lagi mau hujan ni ”
”siap bos ,bukakan dulu pintunya dong ”
”silahkan nona ”
”hhahaha kamu bisa saja ”
Didalam mobil sepanjang perjalanan pulang
”bagaimana tadi pelajarannya ?”
”baik baik saja ,kamu itu yang bagimana orang belum pulang kok udah stanbay aja jemput aku ”
”tidak apalah aku kan ingin cepat  cepat menjemput nona asemku ”
”ikh kamu nyebelin ni namanya juga baru pulang sekolah yah pasti bau asem lah.kamu juga yeh ”
”biarin kita kan sepasang asem satu ruang mobil jadi asem ,tapi asem juga aku suka kok ”ledeknya dengan nada agak seriuz
”kamu apaan si ,udah udah udah sampai jembatn tuh aku turun sini saja ”
”memang kenapa tidak sampai rumah ”
”tidak apa.apa ,sudah kamu pulang saja terus mandi ”
”yasudah kamu hati hati yah ”
Sesampainnya aku didepan pintu rumahku aku melihat ningrum diantar erizar sampai depan rumahnya dan disambut baik oleh ayahnya yang sedang menyirami tanaman
”apakah kamu tidak mau mampir dulu ”
”tidak makasi sudah siang ,kamu juga butuh tidur siang nanti aku telepon saja ”
”yasudahlah ”
”maaf om saya langsung pulang yah ,maaf mengantarnya terlalu siang tadi kami berhenti sejenak dulu di resto ”
”tidak apa apa ,apakah kamu tidak mau masuk dulu minum teh gitu ?”
”tidak om makasih ”
Selesai kepergiannya akupun masuk rumah .
”assalamualaikum ”
”walaikumsalam ,kenapa pulang siang gini kan sudah dibilang kalau pulang langsung pulang ”
”tadi angkotnya lama ”
”sudah alesan mulu ,sudah mandi terus bantuin mama ”
”ia ma ”
            Keesokan harinya ,ningrum dijemput oleh erizar didepan rumahnya dan langsung berangakat .aku pun pergi jalan untuk naik angkot
”aku berangkat asalammualaikum ”
”walaikumsalam ,hati hati ”
Dari kejauhan terlihat mobil jaz merah .
”hello nona kenapa lama sekali ?”
”maaf ,tadi aku abis sarapan kan kamu sendiri yang bilang sarapan dulu ”padahal aku jalan dulu karena lumayan lah dari rumah untuk kejalan naik angkot gumalku dalam hati
”ia nona ,yasudah ayo berangakat .silahkan naik tuan putri ”
”iprit .iprit kamu bisa aja ”
”apaan itu ?,kamu barusan mangil aku apa ? ”
”iprit ”
”wew bahasa mana itu iprit ”
”iprit nama sebutan spesial buat kamu karna kamu seadem itik ”
”yasudah seterah kamu asem ”
”wew apakah asem aku udah mandi tau ini udah make minyak wangi segalon ”
”hhaha asem .asem mau gimana aja kamu tetap asem ”
”ikh kamu itu nyebelin yah ”
”biar nyebelin yang penting kamu tetap suka ”
”iprit...........”
”apa asem  ”
”ikh iprit belin ni ”
”yaudah maaf asem sayang ”
”wew apa lagi itu sayang ”
”udah itu udah sampai ,belajar yang benar yah ”
”iya iprit ”
Kebetulan aku sama ningrum dan erizar sekelas aku duduk dibelakang ningrum
”selamat pagi bidadari ku ”(sapa erizar )
”pagi juga ”(saut ningrum )
“apakah kamu sudah sarapan “
“udah kok ,memang kenapa “
“yah,padahal aku sudah bawaini cake keju kesukaan kamu loh “
“yaudah kita makan berdua yah kamu kan belum makan juga “
”hhaha kamu tau aja ”
Padahal aku ada dibelakang mereka sambil ada bunyi perut yang keroncongan karena belum sempat makan .bel masuk pun berbunyi ternyata gurunya tidak ada dan ningrum ternyata sedang tidak mut menulis
“apakah kamu mau aku tulisin aku sudah selesai mencatat ni “
”boleh saja ,memang kamu tidak pegal ”
”tidak buat kamu aku gag pernah pegal ,memang kamu kenapa gag mut banget nyatet ”
”aku tadi malam baru ngerjain tugas cerita b.indo itu ”
”kenapa kamu gag nyari diinternet ”
”tidak ada yang aku suka ceritannya ”
”hemp gitu ”
Bel sekolah pun berbunyi seperti biasa iprit sudah menjemputku disamping gerbang
”silahkan masuk asem ”
Ternyata dijokku sudah ada sekumpulan bunga mawar yang diikat rapih dengan bungkus yang indah
”itu buat kamu  ,sudah duduk saja ”
”ini buat apa ?”
”aku.....”
”kenapa kamu ???”
”aku sayang kamu .apakah kamu mau jadi pacar aku ”
”hemp kamu ini bercanda terus yah ”
”tidak aku tidak bercanda .aku serius ”sambil memegang tanganku sambil menaruhnya didadanya
”benar kamu serius ”
”ia aku serius ” sambil mencium tanganku
”ia ”
”yeah makasi ” sambil menarikku sambil mencium keningku
Semenjak itulah dia meneleponku terus menerus namanya juga orang sedang kasamaran seperti dunia milik berdua.karena keseringan ia meneleponku dan ada ayah hp.ku langsung diambil ,”kamu ini mau sekolah ap mau pacaran ” dengan nada keras
Aku pun terkejut ”tidak ayah  itu bukan siapa siapa hanya teman ”
”teman kok telepon lama banget ”
”memang salah teleponan ”
”salah lah sudah sekarang belajar ”
Sewaktu aku sedang belajar didepan jendela kamarku kebetulan kamarku dan kamarnya sebelahan .aku melihat ningrum sedang tertawa telepon dengan erizar sewaktu ayahnnya masuk pun ayahnya cuman mengingatkannya untuk belajar dan keluar lagi .
            Setengah tahun kemudian .ketiaka aku sedang sms ayahku masuk dan mengambil hp ku kembali
”sedang apa kamu bukannya belajar malah sms .an mulu ”
”memang sms apa salahnya ?,cuman sms tidak ada salahnnya ”
”salah kamu itu mau sekolah atau pacaran ,kalau mau pacaran sudah langsung nikah saja sana ”
”cuman sms ayah .tidak lebih lagi pula tidak pernah ketemu ”
”sms ,sms bayaran mahal bukan buat pacaran tapi buat belajar ”
”tadi aku udah belajar ”
”belajar apaan cepat bangat gitu ”
”udah dari tadi sesudah solad magrib ini juga udah jam 10 aku baru megang lagi ”
”udah sekarang gag ada hp hp.an hp ayah ambil sampai kamu selesai ujian ”
:ujian juga masi lama ayah ”
”kamu mau jadi pa si mau jadi tukang sayur kalau mau jadi tukang sayur ya udah gag usah dilanjutin sekolahnnya ”
            Semenjak itulah aku bermasalah dan putus nyambung sama iprit.aku ketemuan ditempat biasa karena sipat iprit yang sudah berubah derastis
”kamu kenapa ?”
”gag kenapa napa ”
”kok kamu beda banget kaia dulu sekarang kamu lebih cuek dan masa bodo ”
”memang perasaan aku tidak ”
”aku merindukan kamu yang dulu iprit ”
”yang dulu apa ”
”yang dulu kamu selalu berusaha buat aku tersenyum dan memberi kejutan buat aku ”
”sudahlah yang ngebuat aku gini siapa ”
”emang aku kenapa ”
”sadar lah .aku sudah cukup sabar setiap aku ajak kamu malam minggu kamu gag pernah bisa ,setiapa aku telepon kamu selalu matiin dan bilang semuannya ada bapak ada bapak dan ada bapak ”
”memang da bapak iprit kalu gag ada juga aku angkat ”
”selesai ujian ini kamu mau terus kemana ”
”mau kesukabumi aku disuruh sekolah disana ”
”sudahlah cape aku ,kamu itu terlalu takut ama ayah kamu kapan kamu mandirinya ?”
”iprit itu ayah aku ”
”ikutin aja ayah kamu jadilah kamu anak culun ,kutu buku memang kamu pikir udah pintar ikutin aja ayah kamu gag usah mandiri ,MUNAFIK”
”kalau aku jadi kamu ,kalau aku cow aku udah pergi ,keluar malam ,jalan jalan gag jelas kaia kamu yang cuman dikasih uang dan seenak kamu mau ngapain aja ,sayangnya aku cew cuman dengan itu aku bisa bahagiain ortu aku ”
”sudahlah terserah kamu aku mau pergi mau latihan ”
Semenjak itulah aku loskon dengan iprit dan sakit atas apa yang telah aku jalanin sendiri .tetapi beda dengan ningrum yang masih saja dengan erizar
Didepan rumahnnya tiap malam minggu erizar datang kerumahnnya entah membawa coklat , bunga ,makanan , atau hadiah lainnya buat ningrum .ayahnnya pun setuju saja asalkan mereka dirumah .aku melihatnya dari jendela kamar ku .
            Andai aku diposisisnya pasti aku akan senang tanpa harus menyiksa hati karena sifat ayah ,bukan lelaki lain yang membuatku takut tapi ayahku sendiri yang membuatku takut pada lelaki .andai ayah mengerti aku sudah ”DEWASA” aku bisa bedain mana yang buruk buat aku dan mana yang baik buat aku .mungkin kalau ayah mengijinkan aku tak harus mengumpat umpat mencari kesenangan lain diluar sana untuk menenangkan hati ini dan mencari kepuasan seperti teman temanku lainnya .
Sekarang aku cuman bisa terdiam dan menghapus semua cahaya yang aku harap dari kasih sayang dan ikutin apa kata ayah .
            Semenjak itulah aku tidak mau kenal lelaki dan takut karena semua lelaki sama saja .
           



Tidak ada komentar:

Posting Komentar