karena itu sebabbbnya
Hy perkenalkan namaku sri aku adalah
seorang anak remaja yang berusia 17tahun aku hidup didalam keluarga yang
sederhana ayahku seorang satpam di sebuah kantor ternama dijakarta dan ibuku
adalah seorang ibu rumah tangga ,aku bersekolah disebuah sekolah elit deretan
Jakarta yang biayanya tidak pernah kira kira .
dalam suatu kesempatan MOS siswa aku
jadi ketua yang mengatur semuanya ,walaupun aku belum pernah da pengalaman
.pagi itu aku kebagian tugas mengambil air ketika disungai aku melihat temanku
sedang mengambil air dan ada laki.laki yang nyamperin dia dan menawarin dia
untuk membawakannya karena sangat berat akhirnya cewe itu memberinya smabil
berkata “maaf kalau merepotkan “
“tidak apa apa
malah aku senang membantu cew semanis kamu ,bdwy perkenalkan namaku erizar”
“aku
ningrum”
“kamu kok
ngambil air sendiri ,memangnya kamu
tidak takut terpeleset jalannya kan licin “
“tidak memang ini
lagi bagianku “
Padahal aku
sedang berjalan dibelakang mereka dan mendengarkan perbincangan mereka tapi
cuek saja .percakapan mereka pun berlanjut ditempat perapian disaat teman si
cewe itu sedang masak
”ini airnya maaf
aku agak telat ” ”tidak apa , kamu itu bersama siapa ” (tanya temannya )
” oh, kenalkan
ini erizar dia dari barak cow kebetulan dia
menawarkan bantuan ”
”bukannya anak
cow tidak boleh kebarak perempuan ”
”tidak apa apa
kok asal jangan berlebihan ” (saut erizar )
”yasudah kamu
kembali kebarak sana ningrumnya mau
masak dulu ”
”memangnya kamu mau masak ”(tanya erizar pada ningrum )
”ia ini lagi
kebaggian tugasku memasak ”(saut ningrum)
”apakah aku boleh
membantu ”
”boleh saja ”
Waktu ningrum
sedang memotong bawang tangannya tergores pisau dengan sigap erizar meraih
tangan ningrum dan langsung mengisap
darahnya ”kamu tidak apa apa ”
”tidak ,makasi ”
”apa sudah tidak
sakit ,sini aku yang gantikan ”erizar merobek kaosnya dan langsung
melilitkannya pada tangan ningrum .
”tidakk apa apa kok
,kamu balik saja kebarak nanti kamu dicari teman temanmu ”
”yasudah nanti
kita bertemu lagi yah ”
Aku sedang
bercakap cakap dengan teman temanku didepan tenda ”ternyata itu perlakuan
lelaki kepada perempuan .soswit sekali ”
Malam itu didepan api unggun erizar
menghampiri ningrum .
”hy,gag baik
malam malam gini kamu tidak memakai jaket nanti kamu akan sakit loh ” sambil
menyodorkan jaketnya ke ningrum
”maaf aku tadi kelupaan
,tertinggal di tenda ,ini kamu tidak kedingina tidak memakai jaket ”
”tidak apalah aku
kan cow sudah biasa kena angin malam ”sambil memetik gitar yang sedang dipegangnya
”kamu bisa main
gitar yah ”
”bisa ,kenapa
kamu mau diajarkan ”
”boleh kalau kamu tidak keberatan ”
”sini tangan kamu
yang satu menopang gitararnya dan yang satu memainkannya ”
”seperti ini ”
”bukan tapi kaia
gini ” sambil membetulkannya dari belakang
Jreng.jreng.jreng
”bukan kaia gitu
memainkannya tapi jari tengah kamu disinni , jari telunjuk kamu disini ,dan
jari kelingking kamu disini ”sambil memegang tanganya
”akh susah sekali
kaga sampai ini ”
”tidak
apa apa lama lama juga kamu terbiasa ”
“apakah seperti ini “ jreng jring jreng
“nah seperti itu “
“akh susah kamu saja yang memainkannya buat aku “
”wah kamu hebat
sekali ”
”itu spesial buat
kamu ”
”tuh kamu sudah
dipanggil oleh teman teman kamu ,sepertinya acaranya mau dimulai ”
”yaudah aku
kesana dulu yah ”
”itulah cinta
padahal banyak orang disampingnya tapi mereka asyik saja dengan cinta mereka
,tapi mereka tetap saja bertatap muka walau sudah berjauahan ” ucapku dalam
hati .
Esoknya sudah balik kesekolah dan cerita mereka
berlanjut jadi semakin sering mereka bertemu
”kamu mau kemana
”
”aku mau kekantin
bersama temanku ”
”apakah aku boleh
gabung ”
”boleh saja
,memangnya kamu sudah selesai membaca bukunya ? ”
”sudah kok ”
Aku berada
disamping pintu perpus sambil membaca buku fisika dan tergoyah oleh percakapan
mereka ”ternyata itu tidak hilang secepat korupsi yang gag ada hasilnya itu.
tetapi tetap jalan saja dengan pembuktian ”.
Terpikikir
terlintas kalau sebenarnya banyak cowo yang mendekatiku tetapi aku cuek saja
karena takut
Diseberang jalan ada seorang lelaki
mnghampiriku ,tapi aku cuek saja dan dia mengikutiku sampai mencari rumahku
.akhirnya dia dapat juga nomerku dari temannya .disitulah aku memulai
perkenalanku dengannya .
Suatu pagi aku
sedang mau berangkat sekolah dan dia sudah ada ditempat biasa aku menunggu
angkutan umum .
”apakah aku boleh
mengantarkanmu nona ” ledeknya
”rajin sekali
kamu sudah bangun pagi ini ”
”kan sekalian
tadi aku baru saja mengantar ibuku kepasar ,yasudah kamu naik saja nanti telat
loh ”
Memang sepanjang
mata melihat tidak ada satupun angkot lewat ,akhirnya aku diantar juga olenya .
”apakah kamu
sudah sarapan ”
”belum sempat
tadi buru,buru ”
tiba
tiba dia merem mendadak dan berhenti ditoko roti dia turun dan membeli sesuatu
“ini
buat kamu simpan ditas “
Ternyata
dia beli bolu dan susu coklat untukku sarapan
“lain kali kamu
harus sarapan dulu nanti sakit dan kamu gag bisa mikir ”
”siap bos ,hop
berhenti itu sekolaku ”
”maaf kelewatan ”
”tidak apa apa
mangkanya kamu jangan ngomel terus ”
”ia nona ,kamu
belajar yang benar ”
Masuklah aku
.sepulang sekolah teleponku berbunyi ternyata dia
”hai ,kamu dimana aku ada disebelah gerbang kamu dibelakang jaz merah ”
”hai ,kamu dimana aku ada disebelah gerbang kamu dibelakang jaz merah ”
”iya aku
melihatmu ”
Aku pun
menghampirinya
”sedang apa kamu
disini bukannya kamu kuliah ”
”aku sengaja
pulang cepat untuk menjemputmu ,sudah naik saja bentar lagi mau hujan ni ”
”siap bos
,bukakan dulu pintunya dong ”
”silahkan nona ”
”hhahaha kamu
bisa saja ”
Didalam mobil
sepanjang perjalanan pulang
”bagaimana tadi
pelajarannya ?”
”baik baik saja
,kamu itu yang bagimana orang belum pulang kok udah stanbay aja jemput aku ”
”tidak apalah aku
kan ingin cepat cepat menjemput nona
asemku ”
”ikh kamu
nyebelin ni namanya juga baru pulang sekolah yah pasti bau asem lah.kamu juga
yeh ”
”biarin kita kan
sepasang asem satu ruang mobil jadi asem ,tapi asem juga aku suka kok ”ledeknya
dengan nada agak seriuz
”kamu apaan si
,udah udah udah sampai jembatn tuh aku turun sini saja ”
”memang kenapa
tidak sampai rumah ”
”tidak apa.apa
,sudah kamu pulang saja terus mandi ”
”yasudah kamu
hati hati yah ”
Sesampainnya aku
didepan pintu rumahku aku melihat ningrum diantar erizar sampai depan rumahnya
dan disambut baik oleh ayahnya yang sedang menyirami tanaman
”apakah kamu
tidak mau mampir dulu ”
”tidak makasi
sudah siang ,kamu juga butuh tidur siang nanti aku telepon saja ”
”yasudahlah ”
”maaf om saya
langsung pulang yah ,maaf mengantarnya terlalu siang tadi kami berhenti sejenak
dulu di resto ”
”tidak apa apa
,apakah kamu tidak mau masuk dulu minum teh gitu ?”
”tidak om makasih
”
Selesai
kepergiannya akupun masuk rumah .
”assalamualaikum
”
”walaikumsalam
,kenapa pulang siang gini kan sudah dibilang kalau pulang langsung pulang ”
”tadi angkotnya
lama ”
”sudah alesan
mulu ,sudah mandi terus bantuin mama ”
”ia ma ”
Keesokan harinya ,ningrum dijemput
oleh erizar didepan rumahnya dan langsung berangakat .aku pun pergi jalan untuk
naik angkot
”aku berangkat
asalammualaikum ”
”walaikumsalam
,hati hati ”
Dari kejauhan
terlihat mobil jaz merah .
”hello nona
kenapa lama sekali ?”
”maaf ,tadi aku
abis sarapan kan kamu sendiri yang bilang sarapan dulu ”padahal aku jalan dulu
karena lumayan lah dari rumah untuk kejalan naik angkot gumalku dalam hati
”ia nona ,yasudah
ayo berangakat .silahkan naik tuan putri ”
”iprit .iprit
kamu bisa aja ”
”apaan itu ?,kamu
barusan mangil aku apa ? ”
”iprit ”
”wew bahasa mana
itu iprit ”
”iprit nama
sebutan spesial buat kamu karna kamu seadem itik ”
”yasudah seterah
kamu asem ”
”wew apakah asem
aku udah mandi tau ini udah make minyak wangi segalon ”
”hhaha asem .asem
mau gimana aja kamu tetap asem ”
”ikh kamu itu nyebelin
yah ”
”biar nyebelin
yang penting kamu tetap suka ”
”iprit...........”
”apa asem ”
”apa asem ”
”ikh iprit belin
ni ”
”yaudah maaf asem
sayang ”
”wew apa lagi itu
sayang ”
”udah itu udah
sampai ,belajar yang benar yah ”
”iya iprit ”
Kebetulan aku
sama ningrum dan erizar sekelas aku duduk dibelakang ningrum
”selamat pagi
bidadari ku ”(sapa erizar )
”pagi juga ”(saut
ningrum )
“apakah kamu
sudah sarapan “
“udah kok ,memang
kenapa “
“yah,padahal aku
sudah bawaini cake keju kesukaan kamu loh “
“yaudah kita
makan berdua yah kamu kan belum makan juga “
”hhaha kamu tau aja ”
”hhaha kamu tau aja ”
Padahal aku ada
dibelakang mereka sambil ada bunyi perut yang keroncongan karena belum sempat
makan .bel masuk pun berbunyi ternyata gurunya tidak ada dan ningrum ternyata
sedang tidak mut menulis
“apakah kamu mau
aku tulisin aku sudah selesai mencatat ni “
”boleh saja ,memang
kamu tidak pegal ”
”tidak buat kamu
aku gag pernah pegal ,memang kamu kenapa gag mut banget nyatet ”
”aku tadi malam
baru ngerjain tugas cerita b.indo itu ”
”kenapa kamu gag nyari diinternet ”
”kenapa kamu gag nyari diinternet ”
”tidak ada yang
aku suka ceritannya ”
”hemp gitu ”
Bel sekolah pun
berbunyi seperti biasa iprit sudah menjemputku disamping gerbang
”silahkan masuk
asem ”
Ternyata dijokku
sudah ada sekumpulan bunga mawar yang diikat rapih dengan bungkus yang indah
”itu buat
kamu ,sudah duduk saja ”
”ini buat apa ?”
”aku.....”
”kenapa kamu ???”
”aku sayang kamu
.apakah kamu mau jadi pacar aku ”
”hemp kamu ini
bercanda terus yah ”
”tidak aku tidak
bercanda .aku serius ”sambil memegang tanganku sambil menaruhnya didadanya
”benar kamu
serius ”
”ia aku serius ”
sambil mencium tanganku
”ia ”
”yeah makasi ”
sambil menarikku sambil mencium keningku
Semenjak itulah dia meneleponku terus menerus namanya juga orang sedang
kasamaran seperti dunia milik berdua.karena keseringan ia meneleponku dan ada
ayah hp.ku langsung diambil ,”kamu ini mau sekolah ap mau pacaran ” dengan nada
keras
Aku pun terkejut
”tidak ayah itu bukan siapa siapa hanya
teman ”
”teman kok
telepon lama banget ”
”memang salah
teleponan ”
”salah lah sudah
sekarang belajar ”
Sewaktu aku
sedang belajar didepan jendela kamarku kebetulan kamarku dan kamarnya sebelahan
.aku melihat ningrum sedang tertawa telepon dengan erizar sewaktu ayahnnya
masuk pun ayahnya cuman mengingatkannya untuk belajar dan keluar lagi .
Setengah tahun kemudian .ketiaka aku
sedang sms ayahku masuk dan mengambil hp ku kembali
”sedang apa kamu
bukannya belajar malah sms .an mulu ”
”memang sms apa
salahnya ?,cuman sms tidak ada salahnnya ”
”salah kamu itu
mau sekolah atau pacaran ,kalau mau pacaran sudah langsung nikah saja sana ”
”cuman sms ayah
.tidak lebih lagi pula tidak pernah ketemu ”
”sms ,sms bayaran
mahal bukan buat pacaran tapi buat belajar ”
”tadi aku udah
belajar ”
”belajar apaan
cepat bangat gitu ”
”udah dari tadi sesudah solad magrib ini juga udah jam 10 aku baru megang lagi ”
”udah dari tadi sesudah solad magrib ini juga udah jam 10 aku baru megang lagi ”
”udah sekarang
gag ada hp hp.an hp ayah ambil sampai kamu selesai ujian ”
:ujian juga masi
lama ayah ”
”kamu mau jadi pa
si mau jadi tukang sayur kalau mau jadi tukang sayur ya udah gag usah
dilanjutin sekolahnnya ”
Semenjak itulah aku bermasalah dan
putus nyambung sama iprit.aku ketemuan ditempat biasa karena sipat iprit yang
sudah berubah derastis
”kamu kenapa ?”
”gag kenapa napa
”
”kok kamu beda
banget kaia dulu sekarang kamu lebih cuek dan masa bodo ”
”memang perasaan
aku tidak ”
”aku merindukan
kamu yang dulu iprit ”
”yang dulu apa ”
”yang dulu kamu
selalu berusaha buat aku tersenyum dan memberi kejutan buat aku ”
”sudahlah yang
ngebuat aku gini siapa ”
”emang aku kenapa
”
”sadar lah .aku
sudah cukup sabar setiap aku ajak kamu malam minggu kamu gag pernah bisa
,setiapa aku telepon kamu selalu matiin dan bilang semuannya ada bapak ada
bapak dan ada bapak ”
”memang da bapak
iprit kalu gag ada juga aku angkat ”
”selesai ujian
ini kamu mau terus kemana ”
”mau kesukabumi
aku disuruh sekolah disana ”
”sudahlah cape
aku ,kamu itu terlalu takut ama ayah kamu kapan kamu mandirinya ?”
”iprit itu ayah
aku ”
”ikutin aja ayah
kamu jadilah kamu anak culun ,kutu buku memang kamu pikir udah pintar ikutin
aja ayah kamu gag usah mandiri ,MUNAFIK”
”kalau aku jadi
kamu ,kalau aku cow aku udah pergi ,keluar malam ,jalan jalan gag jelas kaia
kamu yang cuman dikasih uang dan seenak kamu mau ngapain aja ,sayangnya aku cew
cuman dengan itu aku bisa bahagiain ortu aku ”
”sudahlah
terserah kamu aku mau pergi mau latihan ”
Semenjak itulah
aku loskon dengan iprit dan sakit atas apa yang telah aku jalanin sendiri .tetapi
beda dengan ningrum yang masih saja dengan erizar
Didepan rumahnnya
tiap malam minggu erizar datang kerumahnnya entah membawa coklat , bunga
,makanan , atau hadiah lainnya buat ningrum .ayahnnya pun setuju saja asalkan
mereka dirumah .aku melihatnya dari jendela kamar ku .
Andai aku diposisisnya pasti aku
akan senang tanpa harus menyiksa hati karena sifat ayah ,bukan lelaki lain yang
membuatku takut tapi ayahku sendiri yang membuatku takut pada lelaki .andai
ayah mengerti aku sudah ”DEWASA” aku bisa bedain mana yang buruk buat aku dan
mana yang baik buat aku .mungkin kalau ayah mengijinkan aku tak harus mengumpat
umpat mencari kesenangan lain diluar sana untuk menenangkan hati ini dan
mencari kepuasan seperti teman temanku lainnya .
Sekarang aku
cuman bisa terdiam dan menghapus semua cahaya yang aku harap dari kasih sayang
dan ikutin apa kata ayah .
Semenjak itulah aku tidak mau kenal
lelaki dan takut karena semua lelaki sama saja .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar