Judul : “PENDIDIKAN ETIKA PROFESI
HUBUNGANNYA
PADA
PENGGUNAAN KOMPUTER”
Jurnal :
Media dan Teknologi
Volume
: Volume 1 Nomor 2
Penelitian
: Syamsu Yusuf
Tahun : 2009
Review
: Komputer memainkan peran
dalam berbagai sisi kehidupan. Komputer tidak hanya menghasilkan artefak tetapi
menghasilkan banyak perkembangan dalam hal dunia fisik dan dunia maya. Komputer
dapat mempermudah dalam pengerjaan bagi manusia salah satunya yaitu dapat
menjamin bahwa peralatan ini tidak dapat disalah gunakan oleh manusia-manusia
yang bertanggung jawab atau dipergunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan
norma-norma sosial yang berlaku. Hal hal ini bisa dilakukan dengan etika computer
diantaranya adalah Computer in the Workplace,
Computer Crime, Privacy and Anonymity, Intellectual Proverty, Professional
Responsibility dan Globalization.
Pembahasan
topic topic mengenai etika computer terdiri dari 4 yaitu :
a. Computer
in the Workplace
Komputer merupakan suatu alat yang
sangat berguna untuk menyelesaikan semua persoalan-persoalan administrasi, keuangan,
matematika serta simulasi.Namun di sisi yang lain akan menjadi alat yang
mengancam pekerjaan bila penyimpangan etika orang yang menggunakannya. Komputer
tidak pernah tidur, tidak kenal lelah, tidak penah sakit, istirahat maupun
santai. Pada saat yang sama, komputer jauh lebih efisien dari pada manusia
dalam menyelesaikan pekerjaan.
b.
Computer Crime
Ada dua jenis pengamanan yang sering
dilaksanakan pada suatu computer yaitu: pengamanan fisik seperti pengamanan
terhadap pencurian, api, banjir dan sebagainya dan pengamanan secara logik
seperti hacker, spying, virus dsb (encyclopedya yang mengutip pendapat spafford,et
al, 1989).
Selanjutnya
Spafford menegaskan bahwa Berdasarkan pengaman anlogik, maka lingkup pengamanan
mencakup lima aspek, yaitu:
- Privacy and confidentialit
- Integrity
- Unimpared service
- Consistency
- Controlling access to recour ces
Jenis-jenis perangkat lunak yang jahat merupakan
tantangan yang signifikan terhadap keamanan komputer. Seperti virus yang
memasuki program komputer atau semacam worm yang dapat berpindah dari mesin
satu ke mesin yang lain atau seperti Trojanhorse yang menyerupai bom logic. Yang
lain adalah bacteria atau rabbit yang berkembang-biak dan mengisi memori komputer.
Risiko besar yang terjadi pada keamanan
komputer adalah pada apa yang dinamakan ”hacker” yang memasuki komputer tanpa
persetujuan user. Para hacker akan mencuri data yang akan merusak sistem
komputer sementara yang lain semata-mata hanya untuk meng-eksplore sistem untuk
melihat cara kerjanya dan isinya(Stanford, 2001).
Setiap
tindakan hacker sebenarnya tidak dapat ditolerir. Dampak yang ditimbulkannya
amat besar dintaranya adalah hilangnya data dan program yang telah lama
dipergunakan, pencurian rekening yang ada dibank yang belakangan marak diperbincangkan
oleh karena beberapa bank dibobol oleh maling yang
bersifat
maya(Spafford, 1989).
c.
Intellctual Proverty
Hak-hak intelektual dalam etika menjadi
bahan yang kontroversial. Hal ini disebabkan oleh karena sebagian pakar dalam
bidang ini berpendapat bahwa seyogyanya tidak semua penemuan penemuan program
menjadi hak intelektual. Pelopornya adalah Richard Stallman yang mendirikan
Free Software Foundation. Dia meyakini bahwa informasi itu adalah sesuatu hal
bebas, sehingga semua program yang ada seyogyanya bebas untuk difotocopy,
dipelajari dan dimodifikasi oleh seseorang yang menginginkannya (Stallman,
1993). Namun yang lain semisal Johnson( 1992) menyatakan lain bahwa
program-program yang diciptakan itu sebenarnya adalah investasi yang dilakukan
berminggu minggu bahkan berbulan-bulan dan ada yang bertahun-tahun mencitptakan
program-program yang perlu dikembalikan investasinya berupa pembayaran lisensi.
Dunia industri software yang paling banyak menyuarakan persoalan pembajakan software yang mengklaim telah
merugi
jutaan dollar akibat dikopinya program-program software. Pernah beberapa tahun
yang lalu Bill Gate pencipta ”Microsoft Windows” mengaduk-aduk Indonesia dengan
menuntut para pembajak Microsoft dikurangi atau paling tidak dihilangkan sama
sekali. Sampai-sampai ada Perguruan Tinggi di negara Indonesia yang ditutut
ratusan juta rupiah karena ditemukan pemakaian Microsoft Windows
yang
ilegal.
d.
Professional Responsibility
Profesi komputer adalah profesi yang mendapat
tempat dan dihormati oleh
masyarakat.
Namun di sisi lain bilamana penggunanya tidak terkontrol maka akan mengakibatkan
terjadinya kejahatan komputer, terabaikannya hak-hak intelektual. Untuk itu,
diperlukan suatu aturan yang akan menata kehidupan dunia maya yang antara lain
berupa pengaturan penggunanya melalui suatu kode etik. Berbagai hubungan akan
melibatkan banyak kepentingan yang kadang-kadang akan menjurus kearah konflik
dan hal ini akan merupakan tanggung jawab profesi untuk mengamankan dan
mencegahnya.
e.
Globalization
Jaringan-jaringan global seperti Internet
sekarang ini telah mendunia. World Wide Web (WWW) telah menghubungkan manusia
ke segala penjuru dunia. Oleh sebab itu, seyogyanya etika computer secara
rasional akan merupakan ”etika informasi global ” (Stanford, 2001).
Kesimpulan
:
Berdasarkan pemaparan topic topic etika computer
hubungannya dengan etika profesi yaitu dapat disimpulkan bahwaperkembangan
penggunaan computer disemu aspek kehidupan telh banyak disalah gunakan oleh
penggunanya seperti penyebaran virus saat download aplikasi, pembajakan dan
lain-lain.
Tanggapan saya, menurut saya penelitian ini sangat membantu sebagaimana perkembangan zaman saat ini yang semuanya sudah serba memakai komputer sehingga memerlukan banyaknya profesi programmer diperusahaan perusahaan untuk membantu membernarkan, membuat program dan lain sebagainya oleh sebab itu seorang programer yang baik adalah yang menerapkan etika profesi dengan benar dan menjaga agar tidak terjadi kecurangan kecurangan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar