news studentsite

Jumat, 21 Oktober 2016

Review Jurnal Etika Profesi



Judul : “PENDIDIKAN ETIKA PROFESI HUBUNGANNYA
PADA PENGGUNAAN KOMPUTER”
Jurnal              : Media dan Teknologi
Volume           :  Volume 1 Nomor 2
Penelitian        : Syamsu Yusuf
Tahun              : 2009


Review            : Komputer memainkan peran dalam berbagai sisi kehidupan. Komputer tidak hanya menghasilkan artefak tetapi menghasilkan banyak perkembangan dalam hal dunia fisik dan dunia maya. Komputer dapat mempermudah dalam pengerjaan bagi manusia salah satunya yaitu dapat menjamin bahwa peralatan ini tidak dapat disalah gunakan oleh manusia-manusia yang bertanggung jawab atau dipergunakan untuk hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma sosial yang berlaku. Hal hal ini bisa dilakukan dengan etika computer diantaranya adalah Computer in the Workplace, Computer Crime, Privacy and Anonymity, Intellectual Proverty, Professional Responsibility dan Globalization.



Pembahasan topic topic mengenai etika computer terdiri dari 4 yaitu :
a. Computer in the Workplace
Komputer merupakan suatu alat yang sangat berguna untuk menyelesaikan semua persoalan-persoalan administrasi, keuangan, matematika serta simulasi.Namun di sisi yang lain akan menjadi alat yang mengancam pekerjaan bila penyimpangan etika orang yang menggunakannya. Komputer tidak pernah tidur, tidak kenal lelah, tidak penah sakit, istirahat maupun santai. Pada saat yang sama, komputer jauh lebih efisien dari pada manusia dalam menyelesaikan pekerjaan.

b. Computer Crime
Ada dua jenis pengamanan yang sering dilaksanakan pada suatu computer yaitu: pengamanan fisik seperti pengamanan terhadap pencurian, api, banjir dan sebagainya dan pengamanan secara logik seperti hacker, spying, virus dsb (encyclopedya yang mengutip pendapat spafford,et al, 1989).

Selanjutnya Spafford menegaskan bahwa Berdasarkan pengaman anlogik, maka lingkup pengamanan mencakup lima aspek, yaitu: 
  1.   Privacy and confidentialit 
  2. Integrity
  3. Unimpared service
  4.  Consistency
  5. Controlling access to recour ces
Jenis-jenis perangkat lunak yang jahat merupakan tantangan yang signifikan terhadap keamanan komputer. Seperti virus yang memasuki program komputer atau semacam worm yang dapat berpindah dari mesin satu ke mesin yang lain atau seperti Trojanhorse yang menyerupai bom logic. Yang lain adalah bacteria atau rabbit yang berkembang-biak dan mengisi memori komputer.

Risiko besar yang terjadi pada keamanan komputer adalah pada apa yang dinamakan ”hacker” yang memasuki komputer tanpa persetujuan user. Para hacker akan mencuri data yang akan merusak sistem komputer sementara yang lain semata-mata hanya untuk meng-eksplore sistem untuk melihat cara kerjanya dan isinya(Stanford, 2001).
Setiap tindakan hacker sebenarnya tidak dapat ditolerir. Dampak yang ditimbulkannya amat besar dintaranya adalah hilangnya data dan program yang telah lama dipergunakan, pencurian rekening yang ada dibank yang belakangan marak diperbincangkan oleh karena beberapa bank dibobol oleh maling yang
bersifat maya(Spafford, 1989).


c. Intellctual Proverty
Hak-hak intelektual dalam etika menjadi bahan yang kontroversial. Hal ini disebabkan oleh karena sebagian pakar dalam bidang ini berpendapat bahwa seyogyanya tidak semua penemuan penemuan program menjadi hak intelektual. Pelopornya adalah Richard Stallman yang mendirikan Free Software Foundation. Dia meyakini bahwa informasi itu adalah sesuatu hal bebas, sehingga semua program yang ada seyogyanya bebas untuk difotocopy, dipelajari dan dimodifikasi oleh seseorang yang menginginkannya (Stallman, 1993). Namun yang lain semisal Johnson( 1992) menyatakan lain bahwa program-program yang diciptakan itu sebenarnya adalah investasi yang dilakukan berminggu minggu bahkan berbulan-bulan dan ada yang bertahun-tahun mencitptakan program-program yang perlu dikembalikan investasinya berupa pembayaran lisensi. Dunia industri software yang paling banyak menyuarakan persoalan  pembajakan software yang mengklaim telah
merugi jutaan dollar akibat dikopinya program-program software. Pernah beberapa tahun yang lalu Bill Gate pencipta ”Microsoft Windows” mengaduk-aduk Indonesia dengan menuntut para pembajak Microsoft dikurangi atau paling tidak dihilangkan sama sekali. Sampai-sampai ada Perguruan Tinggi di negara Indonesia yang ditutut ratusan juta rupiah karena ditemukan pemakaian Microsoft Windows
yang ilegal.

d. Professional Responsibility
Profesi komputer adalah profesi yang mendapat tempat dan dihormati oleh
masyarakat. Namun di sisi lain bilamana penggunanya tidak terkontrol maka akan mengakibatkan terjadinya kejahatan komputer, terabaikannya hak-hak intelektual. Untuk itu, diperlukan suatu aturan yang akan menata kehidupan dunia maya yang antara lain berupa pengaturan penggunanya melalui suatu kode etik. Berbagai hubungan akan melibatkan banyak kepentingan yang kadang-kadang akan menjurus kearah konflik dan hal ini akan merupakan tanggung jawab profesi untuk mengamankan dan mencegahnya.

e. Globalization
Jaringan-jaringan global seperti Internet sekarang ini telah mendunia. World Wide Web (WWW) telah menghubungkan manusia ke segala penjuru dunia. Oleh sebab itu, seyogyanya etika computer secara rasional akan merupakan ”etika informasi global ” (Stanford, 2001).

Kesimpulan :
Berdasarkan pemaparan topic topic etika computer hubungannya dengan etika profesi yaitu dapat disimpulkan bahwaperkembangan penggunaan computer disemu aspek kehidupan telh banyak disalah gunakan oleh penggunanya seperti penyebaran virus saat download aplikasi, pembajakan dan lain-lain. 


Tanggapan saya, menurut saya penelitian ini sangat membantu sebagaimana perkembangan zaman saat ini yang semuanya sudah serba memakai komputer sehingga memerlukan banyaknya profesi programmer diperusahaan perusahaan untuk membantu membernarkan, membuat program dan lain sebagainya oleh sebab itu seorang programer yang baik adalah yang menerapkan etika profesi dengan benar dan menjaga agar tidak terjadi kecurangan kecurangan