news studentsite

Kamis, 30 Januari 2014

teknik analisis meramalkan kas perusahaan


Teknik analisis meramalkan kas perusahaan
 pengantar bisnis 8
I.            Teknik analisis meramalkan kas perusahaan adalah teknik untuk mengetahui keadaan sehat atau tidaknya kas pada perusahaan dimasa mendatang ataupun sekarang .
v  Keuangan perusahaan .
Keuangan perusahaan atau yang lebih dikenal denagn corporate financea adalah bidang keuangan yang berurusan dengan keputusan pendanaan perusahaan bisnis membuat alat dan menganalisi yang digunakan untuk membuat keputusan .
Perusahaan Keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana. Adapun jenis-jenis perusahaan keuangan adalah sebagai berikut:
1.      Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan (deposits).
2.      Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman, savings banks dan credit unions.
3.      Perusahaan asuransi : lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan (policy holders)  dari even/kejadian yang buruk.
4.      Perusahaan sekuritas dan bank investasi : lembaga keuangan yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana surat berharga diperdagangkan.
5.      Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.
6.      Reksa dana (Mutual Funds) : lembaga keuangan  yang menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasi tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun penisun mereka.

v  Estimasi penjualan
peramalan penjualan, yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan. Penyusunan perencanaan keuangan apabila  disajikan dengan benar, maka informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan dilakukan secara tepat maka pihak manajemen perusahaan mampu untuk berusaha secara maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.

v  Estimasi produksi
Estimasi produksi adalah anggaran penjualan yang disesuaikan pada perubahan persediaan yang ada.

v  Estimasi pembelian bahan langsung
Estimasi ini didapatkan melalui pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang dagangannya dengan cara sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan menghematkan.Karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang dan pergi ke sana. Cukup hanya dengan berada di depan komputer dan memilih barang mana yang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera, dengan cara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan keuntungan.

v  Estimasi pemakaian bahan langsung
Pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku, bahan pembantu dan bahan penunjang produksi dimana akan digunakan pada waktu dekat

v  Upah langsung
Upah yang diberikan secara langsung kepada para pekerja setelah mereka melakukan apa yang menjadi kewajiban mereka sebagai pekerja .
v  Estimasi beban fabrikase .
         Estimasi bahan pabrikase merupakan estimasi yang didapatkan dari perhitungan beban pabrikase. Beban Pabrikase adalah :    
 -  Bahan langsung (Direct Materials)
Adalah semua bahan yang membentuk bagian integral dari barang jadi.
Contoh : Biaya pembelian Kayu di perusahaan meubel
-  Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor).
Adalah tenaga kerja yang dikerahkan untuk mengubah bahan langsung menjadi barang jadi.
Contoh : Biaya untuk pembayaran pegawai yang membuat meja
  -  Biaya Overhead Pabrik
 a. Bahan Tidak Langsung
Adalah bahan yang dibutuhkan guna menyelesaikan suatu produk, tetapi pemakaiannya sedemikian kecil.
 Contoh : Biaya untuk pembelian amplas, paku, lem
 b. Tenaga Kerja Tidak Langsung
Tenaga kerja yang dikerahkan secara tidak langsung mempengaruhi pembuatan barang jadi.
      Contoh : Biaya untuk membayar pengawas/mandor
 c. Biaya Tidak Langsung Lainnya
Contoh : Biaya telepon, listrik, air dll.
v  Estimasi harga pokok penjualan
Ringkasan dari anggaran produksi dengan
memperhatikan tingkat persediaan akhir.
Data yang diperlukan :
-          Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung, anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung
-          Keakuratan datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.

v  estimasi beban penjualan
adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.

v  Estimasi beban administrasi
Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.

v  Estimasi laba rugi
Estimasi laba rugi dapat dilakukan dengan melihat rekening-rekening laporan laba rugi.Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:
a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.
b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.

v  Estimasi kas
Estimasi Kas adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas. Atau secara lebih sederhana dapat dismpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk ke dalam suatu perusahaan.

http://sheentazone.blogspot.com/2010/12/teknik-analisis-meramalkan-kas.htmlhttp://sidikaurora.wordpress.com/2010/12/19/teknik-analisis-meramalkan-kas-perusahaan/http://firyalekaagustya.blogspot.com/2012/01/bab-12-teknik-analisis-meramalkan-kas.htmlhttp://andrystar-7.blogspot.com/2011/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html


manajemen produksi

Manajemen produksi
 pengantar bisnis 9
v  Perkembangan manajemen produksi
Manajemen produksi berkembang cepat karena adanya :
1.    Adanya pembagian kerja (divisiom of labour) dan spesialisasi
Pembagian kerja yang baik akan memungkinkan tercapaiya tingkat dan kualitas produksi yang lebih baik bila disertai dengan pengelolaan yang baik .dan akan mengurangi biaya produksi sehinga dapat tercapainya tingkt produksi yang lebih tinggi .
2.    Revolusi industri
Revolusi industri adalah pergantian antara penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin .
3.    Perkembangan alat dan teknologi yangmencangkup penggunaan komputer .
4.    Perkembangan ilmu dan metode kerja yang mencangkup metode ilmiah ,hubungan antar manusia , dan model keputusan .

v  Pengertian manajemen produksi
Manajemen produksi adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan dengan menggunakan koordinasi kegiatan orang lain.
          bisa juga berarti kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan sumber-sumber daya manusia .
dalam peningkatanproduktivitas dijumpai permasalahan penting ,seperti :
1.    Produktivitas akan meningkat apabila terdapat perbaikkan kondisi kerja .
2.    Beberapa peningkatan produktivitas tidak dapat membantu organisasi secara keseluruhan karena organisasi adalah alat untuk mencapai tujuan dalam manajemen .

v  Pengertian produksi
Produksi adalah sebagai suatu kegiatan yang mentransformasikan masukan (input) menjadi  keluaran(output ) ,misalkan dalam kegiatan pengelolaan pabrik barang yang masuk itu barang mentah yang belum jadi setelah masuk ke produksi barang itu akan menjadi barang siap pakai atau barang konsumsi .

v  Proses produksi
Proses Produksi dapat ditinjau dari 2 segi yaitu :
1.      Kelangsungan hidup
a)      Produksi terus menerus
Dilakukan untuk proses mengubah bentuk barang-barang .waluun terjadi perubahan dalam bentukbarang-barang namun tidak merubah susunan atau fungsi dari alat mesin tersebut . proses ini akan menghasilkan produk standar( massal ).
b)      Produksi yang terputus-putus
Proses produksi ini dilakukan berdasarkan pesanan sehingga harus mengatur kembali alat-alat dan penyesuaian terus-menerus .
2.      Teknik
a)    Proses ekkstraktif
b)    Proses analitis
c)    Proses pengubahan
d)    Proses sintetis


v  Pengambilan keputusan dalam manajemen produksi
Dilihat dari kondisi keputusan yang harus diambil , dibedakan menjadi :
1.      Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti
2.      Pengambilan keputusan atas peristiwa yang menanggung resiko
3.      Pengambilan keputusan atas peristiwa yang ttidak pasti
4.      Pengambilankeutusan atas peristiwa yang timbul karena pertentangan dengan keadaan lain .
v  Ruang lingkup manajemen produksi
Manajemen produksi mencangkup perancangan atau penyiapn sistem produksi serta pengoperasiannya .
Penambahan dan perancangan sistem produksi meliputi :
1.      Seleksi dan desain hasil produksi .
2.      Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
3.      Pemilihan lokasi perusahaan serta unit produksi
4.      Rancangan tata letak dan arus kerja
5.      Rancangan tugas
6.      Strategi produksi dan operasi serta pemilihn kapasitas .

v  Fungsi sistem produksi dan operasi
a)      4 fungsi terpenting dalam produksi dan operasi
1.proses pengolahan
2. jasa-jasa penunjang
3. perencanaan
4. pengendalian / pengawasan
b)      Sistem produksi dan operasi
Sistem produksi dan opersi adalah suatu keterkaitan unsur-unsur yang berbeda secara terpadu,menyatu ,menyeluruh dalam pentransformasian masukan dan pengeluaran .









Selasa, 07 Januari 2014

Puisi Meredupnya Cahaya

karya tulis bebas


Redupnya cahaya 

Sinarku dulu mampu membuat kebahagiaan
Namun sekujung berjalannya waktu
Cahayaku semakin memudar karena tak terawat lagi
Sekarang hanya tersisa remang
  
Semakin tingginya bulan semakin tak terlihatlah aku
Aku tau kamu pun merasakannya dinginnya
Tapi itu hanya sesaat untukmu dan berkepanjangan untukku
             Mentari esok akan menyinarimu ,tetapi tidak untukku

Saat waktu  menemukan yang terbaru untukku
Bukan yang terbaru untuk mengubahku
Tetapi yang terbaru untuk merawatkku
Itulah akhirnya cahayaku mampu menyinari kebahagiaan .
 


Minggu, 29 Desember 2013

Puisi Menyesal

 Menyesal
 tugas karangan bebas desember

Menyesal...
8 huruf yang banyak arti
banyak orang yang bersedih karenanya
mungkin ini pelajaran yang datang terlambat

Seperti bulan dimalam yang tidak ditemani bintang
cahayanya memang terang tapi tak bisa menyinari
yang lama lama semakin meredup cahayanya
apakah dia menyesali ...

Pantas dia menyesal
dia tak pernah memikirkannya sebelum melakukannya
seperti binatang yang tak punya malu akan kelakuannya
tapi dia telah menyadarinya saat salah satunya menghilang
 
Seperti angin yang berhembus
memberi kesejukan hanya sesaat
lama lama memang menghilang tapi itu lama
sebelum dimengerti ada yang baru setelah itu

Tanggung jawab sosial perusahaan


Tanggung jawab sosial perusahaan

pengantar bisnis 7

Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki berbagai bentuk tanggung jawab terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranya adalah konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Analisis dan pengembangan
Peraturan pemerintah pada beberapa negara mengenai lingkungan hidup dan permasalahan sosial semakin tegas, juga standar dan hukum seringkali dibuat hingga melampaui batas kewenangan negara pembuat peraturan (misalnya peraturan yang dibuat oleh Uni Eropa. Beberapa investor dan perusahaam manajemen investasi telah mulai memperhatikan kebijakan CSR dari Surat perusahaan dalam membuat keputusan investasi mereka, sebuah praktek yang dikenal sebagai "Investasi bertanggung jawab sosial" (socially responsible investing).
Banyak pendukung CSR yang memisahkan CSR dari sumbangan sosial dan "perbuatan baik" (atau kedermawanan seperti misalnya yang dilakukan oleh Habitat for Humanity atau Ronald McDonald House), namun sesungguhnya sumbangan sosial merupakan bagian kecil saja dari CSR. Perusahaan di masa lampau seringkali mengeluarkan uang untuk proyek-proyek komunitas, pemberian beasiswa dan pendirian yayasan sosial. Mereka juga seringkali menganjurkan dan mendorong para pekerjanya untuk sukarelawan (volunteer) dalam mengambil bagian pada proyek komunitas sehingga menciptakan suatu itikad baik di mata komunitas tersebut yang secara langsung akan meningkatkan reputasi perusahaan serta memperkuat merek perusahaan. Dengan diterimanya konsep CSR, terutama triple bottom line, perusahaan mendapatkan kerangka baru dalam menempatkan berbagai kegiatan sosial di atas.
Kepedulian kepada masyarakat sekitar/relasi komunitas dapat diartikan sangat luas, namun secara singkat dapat dimengerti sebagai peningkatan partisipasi dan posisi organisasi di dalam sebuah komunitas melalui berbagai upaya kemaslahatan bersama bagi organisasi dan komunitas. CSR bukanlah sekedar kegiatan amal, di mana CSR mengharuskan suatu perusahaan dalam pengambilan keputusannya agar dengan sungguh-sungguh memperhitungkan akibat terhadap seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) perusahaan, termasuk lingkungan hidup. Hal ini mengharuskan perusahaan untuk membuat keseimbangan antara kepentingan beragam pemangku kepentingan eksternal dengan kepentingan pemegang saham, yang merupakan salah satu pemangku kepentingan internal.
"dunia bisnis, selama setengah abad terakhir, telah menjelma menjadi institusi paling berkuasa di atas planet ini. Institusi yang dominan di masyarakat manapun harus mengambil tanggung jawab untuk kepentingan bersama....setiap keputusan yang dibuat, setiap tindakan yang diambil haruslah dilihat dalam kerangka tanggung jawab tersebut [1]
Sebuah definisi yang luas oleh World Business Council for Sustainable Development (WBCSD) yaitu suatu asosiasi global yang terdiri dari sekitar 200 perusahaan yang secara khusus bergerak di bidang "pembangunan berkelanjutan" (sustainable development) yang menyatakan bahwa:
" CSR merupakan suatu komitmen berkelanjutan oleh dunia usaha untuk bertindak etis dan memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi dari komunitas setempat atau pun masyarakat luas, bersamaan dengan peningkatan taraf hidup pekerjanya beserta seluruh keluarganya".[2].
Pelaporan dan pemeriksaan
Untuk menunjukkan bahwa perusahaan adalah warga dunia bisnis yang baik maka perusahaan dapat membuat pelaporan atas dilaksanakannya beberapa standar CSR termasuk dalam hal:

Alasan terkait bisnis (business case) untuk CSR

1.      Skala dan sifat keuntungan dari CSR untuk suatu organisasi dapat berbeda-beda tergantung dari sifat perusahaan tersebut.
2.       Banyak pihak berpendapat bahwa amat sulit untuk mengukur kinerja CSR, walaupun sesungguhnya cukup banyak literatur yang memuat tentang cara mengukurnya.
3.      Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat.
4.      Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang melibatkan rasa, karsa dan karya.
5.      Dorongan tanggung jawab sosial
Manfaat penerapan manajemen orientasi kemanusiaan
  • Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja
  • Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen partisipasif.
  • Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyaman kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik.
  • Peningkatan mutu produksi yang diadakan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan.
  • Kepercayaan konsumen yang meningkatkan dan merupakan dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perusahaan
 Etika bisnis
Etika bisnis adalah penerapan secara langsung tanggung jawab social suatu bisnis yang timbul dari pihak internal, dalam hal ini biasanya dari kebijakan – kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan perusahaan.

Ijin usaha

Perusahaan selalu berupaya agar menghindari gangguan dalam usahanya melalui perpajakan atau peraturan. Dengan melakukan sesuatu 'kebenaran" secara sukarela maka mereka akan dapat meyakinkan pemerintah dan masyarakat luas bahwa mereka sangat serius dalam memperhatikan masalah kesehatan dan keselamatan, diskriminasi atau lingkungan hidup maka dengan demikian mereka dapat menghindari intervensi.

Membedakan merek

Di tengah hiruk pikuknya pasar maka perusahaan berupaya keras untuk membuat suatu cara penjualan yang unik sehingga dapat membedakan produknya dari para pesaingnya di benak konsumen. CSR dapat berperan untuk menciptakan loyalitas konsumen atas dasar nilai khusus dari etika perusahaan yang juga merupakan nilai yang dianut masyarakat. Menurut Philip Kotler dan Nancy Lee, setidaknya ada dua jenis kegiatan CSR yang bisa mendatangkan keuntungan terhadap merek, yaitu corporate social marketing (CSM) dan cause related marketing (CRM). Pada CSM, perusahaan memilih satu atau beberapa isu--biasanya yang terkait dengan produknya--yang bisa disokong penyebarluasannya di masyarakat, misalnya melalui media campaign. Dengan terus menerus mendukung isu tersebut, maka lama kelamaan konsumen akan mengenali perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang memiliki kepedulian pada isu itu. Segmen tertentu dari masyarakat kemudian akan melakukan pembelian produk perusahaan itu dengan pertimbangan kesamaan perhatian atas isu tersebut. CRM bersifat lebih langsung. Perusahaan menyatakan akan menyumbangkan sejumlah dana tertentu untuk membantu memecahkan masalah sosial atau lingkungan dengan mengaitkannya dengan hasil penjualan produk tertentu atau keuntungan yang mereka peroleh. Biasanya berupa pernyataan rupiah per produk terjual atau proporsi tertentu dari penjualan atau keuntungan. Dengan demikian, segmen konsumen yang ingin menyumbang bagi pemecahan masalah sosial dan atau lingkungan, kemudian tergerak membeli produk tersebut. Mereka merasa bisa berbelanja sekaligus menyumbang. Perusahaan yang bisa mengkampanyekan CSM dan CRM-nya dengan baik akan mendapati produknya lebih banyak dibeli orang, selain juga mendapatkan citra sebagai perusahaan yang peduli pada isu tertentu.

Motif perselisihan bisnis

Kritik atas CSR akan menyebabkan suatu alasan dimana akhirnya bisnis perusahaan dipersalahkan. Contohnya, ada kepercayaan bahwa program CSR seringkali dilakukan sebagai suatu upaya untuk mengalihkan perhatian masyarakat atas masalah etika dari bisnis utama perseroan.

Manajemen risiko

manajemen risiko merupakan salah satu hal paling penting dari strategi perusahaan. reputasi yang dibentuk dengan susah payah selama bertahun-tahun dapat musnah dalam sekejap melalui insiden seperti skandal korupsi atau tuduhan melakukan perusakan lingkungan hidup. Kejadian-kejadian seperti itu dapat menarik perhatian yang tidak diinginkan dari penguasa, pengadilan, pemerintah dan media massa. Membentuk suatu budaya kerja yang "mengerjakan sesuatu dengan benar", baik itu terkait dengan aspek tata kelola perusahaan, sosial, maupun lingkungan--yang semuanya merupakan komponen CSR--pada perusahaan dapat mengurangi risiko terjadinya hal-hal negatif tersebut.

sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Tanggung_jawab_sosial_perusahaan https://sites.google.com/site/tanggungjawabsosialsuatubisnis/