Teknik analisis meramalkan
kas perusahaan
pengantar bisnis 8
I.
Teknik analisis meramalkan kas perusahaan adalah
teknik untuk mengetahui keadaan sehat atau tidaknya kas pada perusahaan dimasa
mendatang ataupun sekarang .
v
Keuangan perusahaan .
Keuangan
perusahaan atau yang lebih dikenal denagn corporate financea adalah bidang
keuangan yang berurusan dengan keputusan pendanaan perusahaan bisnis membuat
alat dan menganalisi yang digunakan untuk membuat keputusan .
Perusahaan Keuangan
merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang
surplus/ berlebih kepada mereka yang kekurangan dana. Adapun jenis-jenis
perusahaan keuangan adalah sebagai berikut:
1.
Bank Komersial (Commercial Banks) : lembaga simpanan yang
memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama lain yaitu tabungan
(deposits).
2.
Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau
pinjaman, savings banks dan credit unions.
3.
Perusahaan asuransi : lembaga keuangan yang menjaga
individu dan perusahaan (policy holders) dari even/kejadian yang buruk.
4.
Perusahaan sekuritas dan bank investasi : lembaga keuangan
yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan sehubungan seperti broker
surat berharga, jual beli surat berharga, dan menghasilkan pasar dimana surat
berharga diperdagangkan.
5.
Perusahaan Pembiayaan (Finance companies) : Lembaga
penghubung keuangan yang memberi pinjaman kepada individu dan bisnis.
6.
Reksa dana (Mutual Funds) : lembaga keuangan yang
menawarkan rencana simpanan dimana dana milik partisipan mengakumulasi tabungan
selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun penisun mereka.
v
Estimasi penjualan
peramalan penjualan,
yaitu merupakan ramalan unit dan nilai uang penjualan suatu perusahaan.
Penyusunan perencanaan keuangan apabila disajikan dengan benar, maka
informasi tersebut akan berguna bagi pihak manajemen perusahaan dalam rangka
pengembangan usaha yang dilakukan. Apabila perencanaan keuangan dilakukan
secara tepat maka pihak manajemen perusahaan mampu untuk berusaha secara
maksimal dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.
v Estimasi
produksi
Estimasi produksi adalah
anggaran penjualan yang disesuaikan pada perubahan persediaan yang ada.
v Estimasi
pembelian bahan langsung
Estimasi ini didapatkan
melalui pembelian barang secara langsung, baik berupa langsung maupun
sistem online. estimatis ini sangat menguntungkan bagi penjual
maupun pembeli. karena penjual bisa memprodukan barang dagangannya dengan cara
sistem online, dan si pembeli juga dapat lebih menghuntungkan dan
menghematkan.Karena pembeli tidak perlu meluangkan waktu yang lama untuk datang
dan pergi ke sana. Cukup hanya dengan berada di depan komputer dan memilih barang
mana yang akan di belinya. lalu mentransferkan jumlah uang yang sudah tertera,
dengan cara seperti itu pihak pembeli maupun pihak penjual dapat memperolehkan
keuntungan.
v Estimasi
pemakaian bahan langsung
Pemakaian bahan langsung
adalah biaya yang dikeluarkan untuk membiayai bahan baku, bahan pembantu dan
bahan penunjang produksi dimana akan digunakan pada waktu dekat
v
Upah langsung
Upah
yang diberikan secara langsung kepada para pekerja setelah mereka melakukan apa
yang menjadi kewajiban mereka sebagai pekerja .
v
Estimasi beban fabrikase .
Estimasi
bahan pabrikase merupakan estimasi yang didapatkan dari perhitungan beban
pabrikase. Beban Pabrikase adalah :
- Bahan langsung (Direct
Materials)
Adalah semua bahan yang membentuk bagian integral dari
barang jadi.
Contoh
: Biaya pembelian Kayu di perusahaan meubel
- Tenaga Kerja Langsung (Direct
Labor).
Adalah
tenaga kerja yang dikerahkan untuk mengubah bahan langsung menjadi barang jadi.
Contoh
: Biaya untuk pembayaran pegawai yang membuat meja
- Biaya Overhead Pabrik
a. Bahan Tidak Langsung
Adalah
bahan yang dibutuhkan guna menyelesaikan suatu produk, tetapi pemakaiannya
sedemikian kecil.
Contoh : Biaya untuk pembelian amplas, paku, lem
b. Tenaga
Kerja Tidak Langsung
Tenaga kerja yang dikerahkan secara tidak langsung
mempengaruhi pembuatan barang jadi.
Contoh : Biaya untuk
membayar pengawas/mandor
c. Biaya
Tidak Langsung Lainnya
Contoh : Biaya telepon, listrik, air
dll.
v
Estimasi harga pokok penjualan
Ringkasan dari anggaran
produksi dengan
memperhatikan tingkat
persediaan akhir.
Data yang diperlukan :
-
Data yang telah dihitung dalam anggaran produksi, anggaran bahan langsung,
anggaran overhead dan anggaran tenaga langsung
-
Keakuratan datanya dipengaruhi data dalam anggaran yang lain.
v
estimasi beban penjualan
adalah
beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau
si penjual oleh pihak-pihak tertentu.
v
Estimasi beban administrasi
Beban administrasi
perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian
Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.
v Estimasi
laba rugi
Estimasi laba rugi dapat
dilakukan dengan melihat rekening-rekening laporan laba rugi.Rekening-rekening
laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan,
biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode
tertentu, yaitu meliputi:
a. Laba merupakan
kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan
operasional perusahaan.
b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.
b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu.
v Estimasi
kas
Estimasi Kas adalah
laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan
itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang
atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau
kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas. Atau secara lebih sederhana
dapat dismpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk ke
dalam suatu perusahaan.